Case Study
Untuk Reza Kurniawan (Indie Artist) · 2025
Layanan
Durasi: 5:18
Brief
Reza Kurniawan, produser dan DJ berbasis Jakarta, datang dengan demo kasar — loop 8-bar di FL Studio dengan drum machine dan synth bas yang belum di-process. Ia ingin produksi penuh dan mixing yang 'kompetitif di playlist Deep House Indonesia dan internasional'. Target: Spotify editorial submission.
Tantangan
Demo awal punya energy yang bagus tapi struktur arrangement sangat dasar (tidak ada build-up, drop yang kurang impactful, dan mixdown yang terlalu muddy di low-mid). Referensi klien adalah track-track di label seperti Innervisions dan Kompakt — high bar untuk single indie first release.
Pendekatan
Kami ambil alih produksi dari sisi arrangement: restrukturisasi ke format DJ-friendly (32-bar phrases, proper intro/outro untuk mixing DJ), tambah layer tension dengan atmospheric pad dan percussion rolls. Sound design synth bas dirombak total menggunakan Serum dengan distortion chain yang lebih defined. Mixing dilakukan dengan referencing ke 5 track Innervisions — EQ match pada sub-bass dan hi-hat presence, lalu mastering ke -14 LUFS untuk Spotify.
Hasil
Single dirilis di semua major platform via DistroKid. Dalam 30 hari: 50.000+ streams di Spotify, masuk playlist editorial 'Electronic Indonesia' dengan 120K followers, dan featured di musik blog Whiteboard Journal. Klien kini dalam proses recording EP dengan FP Music Production.
DENGARKAN HASILNYA
Preview interaktif — file audio akan ditambahkan saat aset tersedia.
Before / After
Demo awal yang dikirim Reza dalam format WAV dari FL Studio — versus versi final setelah production, mixing, dan mastering di FP Music Production.
SETELAH MIX
Preview interaktif — file audio akan ditambahkan saat aset tersedia.
Behind the Scenes
Arrangement session — 28 audio + 15 MIDI tracks
Custom bass patch di Serum
Mastering — targeting -14 LUFS Spotify
Credits & Gear
DAW & Software
Hardware
Terkait
Konsultasi pertama gratis. Ceritakan brief kamu dan kami bantu wujudkan.